JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Developer Properti Indonesia (DPP Deprindo) memenuhi undangan resmi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam acara “Silaturahmi dan Koordinasi Awal Tahun Ekosistem Perumahan” yang digelar di Ruang Kerja Menteri PKP, Wisma Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).
Pertemuan strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi serta koordinasi dalam pelaksanaan program-program pembangunan perumahan di tahun 2026.

Dalam koordinasi awal tahun bersama Menteri PKP tersebut, sejumlah tokoh penting pun tampak hadir. Diantaranya yakni Kepala BPS RI Amilia Adininggar Widyasanti, jajaran direksi perbankan, para ketua umum asosiasi pengembang properti nasional, serta CEO Lippo Group, James Riady.
Fokus pada Rumah Subsidi
Dalam sambutannya, Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menegaskan komitmen pemerintah untuk fokus pada masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menyatakan bahwa percepatan penyaluran rumah subsidi menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah backlog perumahan di Indonesia.
“Prioritas pertama saya dalam tujuh bulan pertama menjabat adalah rumah subsidi. Menurut saya, solusi nyata untuk mengatasi kekurangan 9,9 juta unit rumah adalah melalui penguatan program rumah subsidi,” tegas Ara di hadapan para pemangku kepentingan ekosistem perumahan.
Apresiasi dari Sektor Swasta dan Paparan BPS
Senada dengan Menteri PKP, CEO Lippo Group James Riady menilai sektor perumahan kini telah naik kelas dalam kebijakan nasional. Menurutnya, perumahan kini bukan lagi sekadar isu pinggiran, melainkan fokus utama di bawah kepemimpinan Presiden RI.
“Perumahan kini berada dalam perhatian langsung Presiden dan menjadi agenda strategis nasional. Perubahan posisi ini tidak terjadi secara otomatis, melainkan hasil dari kerja keras dan kebijakan yang tepat,” ujar James.

Di sisi lain, Kepala BPS RI, Amilia Adininggar Widyasanti, memuji langkah Menteri Ara yang sangat mengedepankan data dalam pengambilan kebijakan. Ia mengenang momen kolaborasi saat terjun langsung ke kawasan padat penduduk di Menteng untuk memastikan akurasi data lapangan.
“Saya sangat bersemangat karena statistik yang dihasilkan BPS kini benar-benar bermanfaat dan berdampak luar biasa bagi pembangunan. Beliau (Menteri) termasuk yang paling perhatian dalam pemanfaatan data untuk kebijakan,” jelas Amilia.

Komitmen Deprindo dalam Program Strategis 2026
Ketua Umum DPP Deprindo, Jarot Warjito, yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut, menyambut positif arah kebijakan kementerian di tahun 2026. Ia menekankan bahwa Deprindo siap menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah mengeksekusi program perumahan rakyat.
“Kami di Deprindo sangat mengapresiasi keterbukaan Menteri PKP dalam melibatkan para pengembang sejak awal tahun. Evaluasi kinerja 2025 memberikan kami gambaran jelas bahwa sinergi antara regulasi dan eksekusi di lapangan harus semakin solid,” ungkapnya.
Deprindo pun berkomitmen untuk terus berkolaborasi bersama pemerintah dalam program strategis 2026, khususnya mewujudkan rumah subsidi dengan kualitas bangunan yang baik dan tepat sasaran bagi masyarakat.






1 thought on “Perkuat Sinergi 2026, Deprindo Hadiri Koordinasi Awal Tahun Bersama Menteri PKP Maruarar Sirait”
Terus memperjuangkan ekonomi rakyat Indonesia Bapak Jarot, semoga segala urusannya dimudahkan Allah Yang Maha Kuasa